Tag: open spatial data

Mengenal situs lain yang terkait OpenStreetMap

Penggunaan OpenStreetMap saat ini sudah tidak terbatas pada situs www.openstreetmap.org saja, akan tetapi sudah terdapat berbagai macam situs yang terkait dengan OpenStreetMap. Situs-situs ini tidak hanya memberikan kemudahan para penggunanya untuk mengambil data saja, akan tetapi juga memberikan berbagai macam fitur kepada para pengguna OpenStreetMap untuk melihat hal lain terkait dengan OpenStreetMap seperti yang akan dijelaskan di bawah ini. Situs yang pertama adalah Best of OSM. Pada situs ini anda dapat melihat contoh daerah yang dipetakan dengan sangat bagus dan beberapa daerah menarik lainnya, misalnya pada pilihan Best of OSM, terdapat beberapa daerah seperti Praha, Rio de Janeiro, dan Helsinki…

Mengapa Dunia butuh OpenStreetMap

Setiap kali saya mengatakan kepada seseorang tentang OpenStreetMap, mereka pasti bertanya ‘Mengapa tidak menggunakan Google Maps?’. Dari sudut pandang praktis, itu adalah pertanyaan yang wajar, tetapi pada akhirnya hal ini tidak hanya masalah kepraktisan, tetapi terkait dengan jenis masyarakat yang kita tinggali. Saya membahas topik ini di tahun 2008 saat berbicara tentang OpenStreetMap pada pertemuan MappingDC pertama. Terdapat banyak konsep yang sama, tetapi diperluas. Pada tahun 1800-an, semua orang berjuang dengan waktu, tidak berapa banyak yang mereka punya, tetapi mengenai apa arti waktu. Jam saat itu telah ada, tapi setiap kota mempunyai waktu sendiri, “Waktu Setempat” sebutannya, yang telah disinkronisasikan…

Pengenalan OpenStreetMap untuk Kontributor Mongabay

Sebagai bagian dari rangkaian workshop Penulisan Mendalam Isu Lingkungan, Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) diminta untuk memberikan pemaparan seputar OpenStreetMap (OSM). Acara ini berlangsung pada hari Senin, 28 Oktober 2013. Bertempat di Wisma PGI, Jakarta, acara ini diikuti  oleh Direktur, editor senior dan 10 kontributor Mongabay Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ridzki Sigit, Direktur Mongabay Indonesia, dilanjutkan dengan perkenalan Yantisa Akhadi, sebagai narasumber dari HOT.  Dalam pemaparannya Yantisa menjelaskan apa itu OSM, bagaimana penjaminan kualitas dan privasi di dalam OSM, serta perbandingan dengan penyedia peta online lainnya. Berhubung latar belakang peserta adalah penulis…

Diskusi OpenStreetMap di Rumah Pengetahuan SatuDunia

Pada hari Rabu, 2 Oktober 2013, Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) diundang menjadi pembicara pada acara Diskusi Rumah Pengetahuan 2 yang diselenggarakan oleh SatuDunia. Acara ini bertempat di kantor SatuDunia di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Tujuan dari acara ini adalah untuk membuka wawasan tentang OpenStreetMap(OSM) dan kemungkinan pemanfaatannya dalam kerja-kerja lembaga. Acara dijadwalkan berlangsung dari pukul 10. 00 pagi, namun peserta sudah mulai berdatangan dari pukul 9.30 sehingga diskusi kecil pun sudah mulai berlangsung.  Tidak lama kemudian, lebih dari 10 peserta dari berbagai lembaga seperti Komnas Perempuan, Dompet Dhuafa, Yayasan Terumbu Karang Indonesia dan Erotics Indonesia tampak memadati ruang diskusi Rumah…

OpenStreetMap untuk Wartawan Lingkungan

Begitu banyak contoh penggunaan peta dasar OpenStreetMap (OSM) di berbagai bidang. Adanya fitur OSM untuk mengedit peta yang akan kita gunakan memungkinkan kita untuk memperkaya peta sehingga dapat memberikan cerita yang lebih kaya. Demikian halnya dengan OSM untuk aplikasi lingkungan. Environmental OSM merupakan sebuah pengantar mengenai bagaimana menggunakan OSM untuk membantu mengatasi pemanasan global, pembangunan yang berkelanjutan dan keanekaragaman hayati. Untuk mempromosikan penggunaan OSM di kalangan wartawan lingkungan, pada tanggal 28 Agustus 2013, Tim Kemanusian OSM (HOT) Indonesia bekerja sama dengan Internews, The Society of Indonesian Environmental Journalists, Freedom Institute, dan Earth Journalism Network mengadakan Pelatihan Geojurnalisme. Terdapat tiga sesi…

Pelatihan OpenStreetMap di Institut Teknologi Bandung, Bandung

Bulan puasa ternyata tidak menjadi halangan untuk tetap produktif. Pada tanggal 25 Juli 2013, tim Humanitarian OpenStreetMap (HOT) Indonesia berkunjung ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berkesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman tentang OpenStreetMap (OSM) kepada beberapa mahasiswa Master dan Doktor dari jurusan Teknik Sipil dan Geologi, terutama terkait dengan kemampuan OSM dalam mengumpulkan data infrastruktur bangunan. Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Kristy van Putten dan Charlotte M dari Australia Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR), serta Ryu Hyeuk yang saat ini tengah mencoba mengaplikasikan Earthquake Risk Model (EQRM), sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Geoscience Australia untuk memperkirakan dampak…

Workshop Intermediate OpenStreetMap di Lembang, Bandung

Pelatihan lanjutan OpenStreetMap dalam rangkaian menyusun rencana kontigensi pada enam provinsi mulai dilaksanakan. Pertama kali pelatihan lanjutan dilaksanakan di Lembang, Bandung. Pelatihan ini diadakan pada tanggal 26 – 28 November 2012 di Grand Hotel Lembang yang dihadiri oleh 18 peserta yang sebagian berasal dari peserta yang telah mengikuti pelatihan tingkat awal (begginner) OpenStreetMap. Peserta merupakan perwakilan dari 15 BPBD Provinsi & Kabupaten, Dinas Kesehatan, LIPI, IOM, PMI, Forum PRB serta Wanadri yang ada di Provinsi Jawa Barat. Ada beberapa materi yang diberikan yaitu untuk memperbaiki data OpenStreetMap yang sudah dikumpulkan meliputi Pergeseran Citra Satelit, Editing lebih Detail, dan Menjamin Kualitas…

Workshop Beginning OpenStreetMap di Lembang, Bandung – Jawa Barat.

Workshop (Beginning OpenStreetMap) selanjutnya dilaksanakan di Lembang, Kab. Bandung, Jawa Barat pada tanggal 24-28 September 2012, tepatnya di Grand Hotel Lembang. Kami sangat senang karena workshop ini disambut dengan baik oleh para peserta, mereka tidak kalah antusiasnya seperti peserta pada workshop yang di laksanakan di Padang minggu lalu. Peserta merupakan perwakilan dari 15 BPBD Provinsi & Kabupaten, Dinas Kesehatan, LIPI, IOM, PMI, Forum PRB serta Wanadri yang ada di Provinsi Jawa Barat. Di hari pertama kegiatan, peserta diperkenalkan apa itu OpenStreetMap (OSM), bagaimana caranya registrasi OSM dan tahap dasar membuat peta dengan OSM. Kebanyakan dari peserta adalah orang yang memang…

Kekuatan Pemetaan Komunitas dan Data Spasial Terbuka

Siapa yang tidak butuh peta? Banyak orang saat ini membutuhkan peta baik dari kalangan akademisi, pemerintah, pendaki gunung, hingga orang biasa yang hanya sekedar ingin mencari petunjuk arah tujuan. Namun sayangnya, peta yang tersedia di Indonesia saat ini jumlahnya masih terbatas dan sangat minim bagi publik untuk mengaksesnya, baik terkendala biaya, maupun jumlah data yang tersedia. Tahukah kamu bahwa menurut CJ Zandvliet dari Belanda dalam jurnal Holland Horizon tahun 1994, kegiatan survei dan pemetaan di Nusantara telah dilakukan sejak delapan abad lalu? Sejarah juga mencatat peta tentang Indonesia yang pertama adalah peta navigasi yang dibuat pada abad ke-15 ketika Laksamana Cheng…