news

Workshop Intermediate OpenStreetMap di Lembang, Bandung

Pelatihan lanjutan OpenStreetMap dalam rangkaian menyusun rencana kontigensi pada enam provinsi mulai dilaksanakan. Pertama kali pelatihan lanjutan dilaksanakan di Lembang, Bandung. Pelatihan ini diadakan pada tanggal 26 – 28 November 2012 di Grand Hotel Lembang yang dihadiri oleh 18 peserta yang sebagian berasal dari peserta yang telah mengikuti pelatihan tingkat awal (begginner) OpenStreetMap. Peserta merupakan perwakilan dari 15 BPBD Provinsi & Kabupaten, Dinas Kesehatan, LIPI, IOM, PMI, Forum PRB serta Wanadri yang ada di Provinsi Jawa Barat.
Ada beberapa materi yang diberikan yaitu untuk memperbaiki data OpenStreetMap yang sudah dikumpulkan meliputi Pergeseran Citra Satelit, Editing lebih Detail, dan Menjamin Kualitas data. Juga materi baru meliputi SDS Plugin, XML Preset, dan Wiki OpenStreetMap.
Pada hari pertama pelatihan jumlah peserta yang hadir sangat sedikit karena beberapa peserta banyak yang terlibat dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah mereka masing-masing. Tetapi peserta yang hadir tampak sangat antusias untuk mengikuti training hari pertama. Di hari pertama para peserta diingatkan kembali (review) mengenai materi-materi yang telah diajarkan pada saat pelatihan Beginner, lalu dilanjutkan dengan materi pergeseran citra satelit yang berguna untuk memperbaiki citra satelit (Bing) yang mengalami pergeseran, materi editing lebih detail untuk mengenal lebih lanjut beberapa tools yang ada di dalam JOSM, dan ditutup dengan materi menjamin kualitas agar data OpenStreetMap lebih akurat untuk digunakan.
Kemudian hari kedua jumlah peseta semakin meningkat dan suasana pun menjadi seru dan bersemangat, tahapan materi yang diajarkan semakin sulit, Materi dilanjutkan dengan penyelesaian konflik, membuat XML preset yang membuat suasana semakin hidup dan peserta tampak antusias, dan menggunakan SDS Plugin dimana anda bisa memetakan hal-hal yang bersifat pribadi yang tidak diupload didalam OpenStreetMap.

suasana saat traning

Selengkapnya »Workshop Intermediate OpenStreetMap di Lembang, Bandung

Pelatihan OpenStreetMap di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin, Makassar

Setelah pelatihan Beginning OpenStreetMap di Hotel Amaris, Panakukang, Makassar berakhir dengan hasil yang memuaskan, dimana pemetaan di sekitar wilayah yang terkena banjir terpetakan dengan baik. Pelatihan selanjutnya dilakukan di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin yang terletak tidak jauh dari Panakukang. Pelatihan ini diusulkan oleh salah satu dosen Jurusan Teknik Sipil yang bernama Bapak Ir. Syamsuddin Rauf, dimana beliau sangat tertarik untuk mengaplikasikan OpenStreetMap dalam mendukung bidang GIS dan ingin membagi ilmu OpenStreetMap dengan para mahasiswa/i jurusan Teknik Sipil.
Pelatihan berlangsung dalam satu hari pada tanggal 22 Oktober 2012, di Ruang Sidang Jurusan Teknik Sipil. Jumlah peserta yang hadir berjumlah 25 orang yang terdiri dari mahasiswa/i Jurusan Teknik Sipil angkatan 2007-2010. Pelatihan dibuka oleh Bapak Dr.Tri Haryanto sebagai sekretaris jurusan teknik sipil.

Selengkapnya »Pelatihan OpenStreetMap di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin, Makassar

Pelatihan OpenStreetMap untuk Resiko Bencana Tsunami di Kota Padang

          Pelatihan OpenStreetMap dilaksanakan pada tanggal 17 – 21 September 2012 di Hotel Mercure Padang. Pelatihan ini disambut dengan baik oleh kepala BPBD Sumatera Barat dan para peserta yang terdiri dari 22 orang perwakilan BNPB, BPBD, LSM dan mahasiswa dari Universitas Andalas. Kita ketahui bahwa Kota Padang merupakan kota yang berpotensi terkena bahaya tsunami karena letak geografisnya berada di pesisir pantai barat Pulau Sumatera. OpenStreetMap sangat bermanfaat dalam mengurangi resiko bencana tsunami karena OpenStreetMap memetakan segala informasi yang mendukung pengurangan resiko tsunami seperti fasilitas umum, penggunaan tanah, jalan, dan sebagainya.

            Hari pertama pelatihan OpenStreetMap dibuka oleh Bapak Yazid Fadhli selaku ketua BPBD Sumatera Barat. Pada awal acara perwakilan dari AIFDR Sumatera Barat yaitu Bapak Wawan Budianto mempresentasikan tentang rencana kontijensi bencana alam di Sumatera Barat. Selanjutnya diisi dengan materi OSM dimulai dari pengenalan apa itu OSM hingga mentransfer data dari GPS ke komputer. Para peserta sangat berpartisipatif dalam acara ini mereka mengikuti semua dengan benar salah satunya pada saat materi tentang GPS, para peseta penasaran dan tertarik bagaimana menggunakan GPS di lapangan kemudian memasukkan data GPS ke komputer walaupun masih terdapat kekurangan-kekurangan seperti tidak menepati waktu kedatangan sehingga waktu memulai acara sedikit telat, koneksi internet yang sulit untuk diakses sehingga semua komputer harus diatur oleh salah satu IT hotel yang dapat memperlambat pelaksanaan kegiatan, dan ketidakpahaman bagaimana menggunakan komputer sehingga peserta tersebut tertinggal jauh tidak sesuai dengan materi yang sedang dijelaskan. Akan tetapi hal ini berguna sebagai bahan evaluasi untuk kelanjutan ke depannya agar dapat diatasi sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai yang diinginkan.

            Hari kedua melanjutkan acara pada hari pertama yaitu mengumpulkan data dari GPS, memperbarui data OpenStreetMap dengan mengupload perubahan ke dalam OpenStreetMap, membuat preset yang berisi informasi mengenai bangunan sesuai dengan kebutuhan, memberikan materi tentang Walking Papers serta membagikan kelompok untuk praktek lapangan dan memberikan materi tentang editing dengan JOSM. Pada hari kedua pembagian kelompok untuk praktek lapangan dengan menggunakan GPS dan Walking Papers terdiri dari 6 kelompok. Kelompok akan disebar ke lokasi masing-masing dengan membawa Walking Papers serta GPS dan mengumpulkan data bangunan.

Selengkapnya »Pelatihan OpenStreetMap untuk Resiko Bencana Tsunami di Kota Padang