Tag: maps

Pelatihan Pengumpulan dan Input Data Desa di Sekitar DAS Magepanda, Maumere, Nusa Tenggara Timur

Daerah Aliran Sungai (DAS) Dagesime Magepanda merupakan DAS yang melintasi berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur. DAS ini menjadi penting dikarenakan fungsinya yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pertanian, air minum, dan sebagainya. Pentingnya DAS Dagesime Magepanda menyebabkan banyak warga bergantung pada keberadaan sungai tersebut. Mengingat pentingnya fungsi DAS tersebut, perlu adanya upaya-upaya pengelolaan secara holistik dan sistematis mulai dari hulu hingga ke hilirnya. Caritas Keuskupan Maumere (CKM) sebagai lembaga yang aktif bergerak di bidang kemanusian juga menaruh perhatian pada pembuatan dokumen Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Dagesime Magepanda. Oleh karena itu, CKM berupaya untuk mengumpulkan data-data lapang yang…

Workshop Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Base Partisipasif Sebagai Pendukung Reformasi Perencanaan dan Penganggaran Desa Pasca Pengesahan UU Desa

Humanitarian OpenStreetMap Team Indonesia mendapatkan kesempatan untuk hadir dalam workshop pengelolaan dan pemanfaatan data base partisipasif sebagai pendukung dan penggangaran desa pasca pengesahan UU desa. Workshop ini memaparkan output hasil kerja ACCESS phase II yang terdiri dari pemetaan sosial ekonomi interaktif bekerja sama dengan Humanitarian OpenStreetMap Team dan pengembangan SAID (Sistem Administrasi Informasi Desa) bekerja sama dengan Combine. Level administratif yang menjadi wilayah kajian yaitu desa yang telah dilaksanakan di 4 provinsi di Indonesia yaitu Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Pemetaan sosial ekonomi interaktif meliputi 541 desa dan pengembangan SAID dilaksanakan di 266 desa.…

Kegiatan Update Data untuk Rencana Kontijensi Banjir Kota Makassar

Rencana Kontijensi Banjir Kota Makassar telah dilaksanakan sejak Mei 2013 yang terdiri dari beberapa tahap, diawali dengan kegiatan sosialisasi untuk membuat komitmen bersama antar sesama sektor pemerintahan di Kota Makassar. Rencana tersebut mendapatkan dukungan dari Australia Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR) dan BPBD Kota Makassar. Pada bulan Agustus 2013 telah dihasilkan Draft-0 Rencana Kontijensi Banjir Kota Makassar, tetapi masih minim dalam kelengkapan data dan data yang dimiliki belum diupdate. Update data sangat penting untuk memperkuat skenario kejadian dan dampak bencana banjir yang akan dikembangkan dalam dokumen rencana kontijensi. Oleh karena itu, pada tanggal 28 – 30 Januari 2014 bertempat di…

Proses Pemetaan Banjir Jakarta dengan Perangkat Lunak Bebas Terbuka – QGIS 2.0

Musim penghujan telah tiba, dan seperti biasa Jakarta selalu dilanda bencana banjir tahunan akibat tingginya curah hujan di setiap akhir hingga awal tahun (Desember hingga Februari). Informasi terkait bencana sangatlah penting, apalagi untuk banjir, masyarakat perlu akses terbuka untuk mengetahui wilayah-wilayah mana saja yang tergenang banjir. Namun, tentu saja informasi yang berbentuk tekstual kurang menarik untuk disajikan. Oleh karena itulah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta dibantu oleh 2 orang GIS Specialist dari Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) melalui Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR-DFAT Australian Aid) membuat peta-peta terkait bencana banjir yang melanda ibukota kita tercinta ini. Perlu diketahui bahwa seluruh peta…

Mengapa Dunia butuh OpenStreetMap

Setiap kali saya mengatakan kepada seseorang tentang OpenStreetMap, mereka pasti bertanya ‘Mengapa tidak menggunakan Google Maps?’. Dari sudut pandang praktis, itu adalah pertanyaan yang wajar, tetapi pada akhirnya hal ini tidak hanya masalah kepraktisan, tetapi terkait dengan jenis masyarakat yang kita tinggali. Saya membahas topik ini di tahun 2008 saat berbicara tentang OpenStreetMap pada pertemuan MappingDC pertama. Terdapat banyak konsep yang sama, tetapi diperluas. Pada tahun 1800-an, semua orang berjuang dengan waktu, tidak berapa banyak yang mereka punya, tetapi mengenai apa arti waktu. Jam saat itu telah ada, tapi setiap kota mempunyai waktu sendiri, “Waktu Setempat” sebutannya, yang telah disinkronisasikan…

Pengenalan OpenStreetMap untuk Kontributor Mongabay

Sebagai bagian dari rangkaian workshop Penulisan Mendalam Isu Lingkungan, Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) diminta untuk memberikan pemaparan seputar OpenStreetMap (OSM). Acara ini berlangsung pada hari Senin, 28 Oktober 2013. Bertempat di Wisma PGI, Jakarta, acara ini diikuti  oleh Direktur, editor senior dan 10 kontributor Mongabay Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ridzki Sigit, Direktur Mongabay Indonesia, dilanjutkan dengan perkenalan Yantisa Akhadi, sebagai narasumber dari HOT.  Dalam pemaparannya Yantisa menjelaskan apa itu OSM, bagaimana penjaminan kualitas dan privasi di dalam OSM, serta perbandingan dengan penyedia peta online lainnya. Berhubung latar belakang peserta adalah penulis…

Kekuatan Pemetaan Komunitas dan Data Spasial Terbuka

Siapa yang tidak butuh peta? Banyak orang saat ini membutuhkan peta baik dari kalangan akademisi, pemerintah, pendaki gunung, hingga orang biasa yang hanya sekedar ingin mencari petunjuk arah tujuan. Namun sayangnya, peta yang tersedia di Indonesia saat ini jumlahnya masih terbatas dan sangat minim bagi publik untuk mengaksesnya, baik terkendala biaya, maupun jumlah data yang tersedia. Tahukah kamu bahwa menurut CJ Zandvliet dari Belanda dalam jurnal Holland Horizon tahun 1994, kegiatan survei dan pemetaan di Nusantara telah dilakukan sejak delapan abad lalu? Sejarah juga mencatat peta tentang Indonesia yang pertama adalah peta navigasi yang dibuat pada abad ke-15 ketika Laksamana Cheng…