Tag: AIFDR

Pelatihan dan Lokakarya Kajian Resiko Bencana di TTU, Nusa Tenggara Timur

Pada tanggal 11-15 Mei 2015, tim Humanitarian OpenStreetMap, RnV dan CDSP menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya terkait dengan Kajian Resiko di Kefamenanu, TTU (Timur Tengah Utara), Nusa Tenggara Timur. Pelatihan ini dibagi menjadi dua bagian, pertama adalah terkait dengan kajian resiko bencana dan kedua adalah tentang penggunaan QGIS untuk kajian resiko bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembuatan dokumen kajian resiko untuk Kabupaten TTU. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan terkait dengan kajian resiko bencana, pemetaan lapangan dan penggunaan QGIS dan InaSAFE untuk kajian resiko. Ini akan memberikan gambaran umum dari proses kajian resiko, mulai dari…

InaSAFE Workshop Sesi 1

  Seteleh melaksanakan acara peluncuran InaSAFE versi 2.0 di  Indonesia Disaster Relief Training Ground (INA DRTG), Sentul pada bulan April 2014 kemarin Australia Indonesia for Disaster Reduction (AIFDR) selaku pemrakarsa dari InaSAFE kembali melaksanakan acara terkait pengembangan serta penggunaan InaSAFE. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 22 September 2014 kemarin di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta. Acara ini merupakan pembukaan sekaligus awal rangkaian Workshop InaSAFE yang dilaksanakan mulai dari tanggal 22-30 September 2014. Acara pembukaan sekaligus sesi 1 dari Workshop InaSAFE ini mengundang berbagai pihak yang pernah terlibat dalam pengembangan maupun penggunaan InaSAFE diantaranya adalah World Bank, BNPB, BPBD, Humanitarian OpenStreetMap Team…

OpenStreetMap dalam Rencana Kontijensi DKI Jakarta

DKI Jakarta adalah Ibukota Indonesia yang juga merupakan kota terpadat di Indonesia yang dihuni oleh lebih dari 10 juta penduduk. Namun Jakarta memiliki berbagai macam kompleksitas serta persoalan yang melanda kota tersebut. Salah satu persoalan yang selalu melanda DKI Jakarta setiap tahunnya adalah banjir. Pada tahun 2002, luas genangan banjir di DKI Jakarta mencapai sekitar 13 persen dari wilayah DKI Jakarta dan berdampak pada 381.266 jiwa dan menelan korban jiwa sebanyak 21 orang. Sedangkan pada banjir tahun 2007, sekitar 45 persen dari wilayah DKI Jakarta dan menelan korban meninggal sebanyak 80 jiwa serta menimbulkan kerugian sebesar 5,16 trilyun rupiah. Dan…