Category: Pengurangan Resiko Bencana

OpenStreetMap dan InaSAFE dalam Penyusunan Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan

Dasar Hukum dan Pentingnya Dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 27/PRT/M/2015 pasal 2 dinyatakan bahwa Pembangunan Bendungan dan Pengelolaannya harus dilaksanakan berdasarkan pada Konsepsi Keamanan Bendungan yang terdiri dari 3 pilar utama, dimana salah satu poin utamanya adalah menyangkut kepada aspek kesiapsiagaan tindak darurat. Untuk mendukung penerapan pilar tersebut, maka diperlukan adanya kajian terhadap dokumen yang memuat kandungan konsep keamanan bendungan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan suatu program bertajuk Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP). Salah satu kajian yang perlu dilakukan dalam program DOISP tersebut adalah kajian terhadap dokumen Rencana Tindak…

Pemetaan menggunakan OpenStreetMap dan Penggunaan InaSAFE untuk Bencana Kegagalan Bendungan Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah

Latar Belakang Kegiatan Bencana kegagalan bendungan merupakan salah satu jenis bencana yang terkadang kurang mendapatkan perhatian besar masyarakat jika dibandingkan dengan bencana gempa bumi, tsunami, dan banjir. Padahal, dampak yang dirasakan dari bencana ini juga dapat mengakibatkan banyak korban, mulai dari korban jiwa hingga material. Salah satu bencana jebolnya bendungan terjadi pada 27 Maret 2009, tepatnya berlokasi di Bendungan Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan. Bencana “tsunami kecil” ini mengakibatkan sekitar 500 rumah terendam, 150 rumah hancur, 100 orang tewas dan 500 orang lebih mengungsi. Berdasarkan dampak yang terjadi, perlu adanya penanganan secara serius terhadap konstruksi bendungan serta yang lebih penting adalah…

HOT Indonesia Menyelesaikan Pemetaan Seluruh Obyek Vital di Semarang

Humanitarian OpenStreetMap Team telah menyelesaikan pemetaan Semarang, ibu kota sekaligus kota terbesar di Jawa Tengah. Berukuran 373.8 kilometer persegi dengan populasi lebih dari 1,5 juta jiwa, Semarang adalah kota terbesar kelima di Indonesia. Akibat topografi yang unik berupa daerah pesisir di wilayah utara dan perbukitan di daerah selatan, kota ini sangat rawan terhadap banjir rob dan tanah longsor. Proyek pemetaan ini berfokus pada pendigitasian tapak bangunan, jaringan jalan, dan saluran air. Tim data entry menyisir seluruh wilayah untuk melakukan validasi peta, sambil menambahkan atribut data untuk setiap infrastruktur vital, semisal rumah sakit, sekolah, pasar, dan fasilitas umum lainnya terkait untuk…

Proyek Pemetaan Infrastruktur Vital HOT InAWARE Berelokasi ke Semarang

Di akhir tahun 2017, HOT merampungkan pemetaan infrastruktur vital di Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Spesialis data entri kami menyapu seluruh 44 kecamatan dan 267 kelurahan hanya dalam kurun waktu 6 bulan.  Sebagai hasil dari program ini, lebih dari 1.5 juta bangunan, 12 juta km jalan, 24,000 fasilitas publik kini terpetakan di OpenStreetMap (OSM). Jumlah bangunan terpetakan di Jakarta kini 33 kali lebih banyak sebelum proyek dimulai, dan 10,000 kilometer lebih panjang untuk jalan yang terpetakan.  Gambar 1. Sebelum dan Sesudah InAWARE Pemetaan PDC Jakarta di Utan Kayu. Dokumentasi HOT. Setelah menyelesaikan proyek di Jakarta, tim kami berelokasi di Semarang, kota…

Workshop Pembuatan Peta Hasil Risk Mapping Program ICBRR PMI Bengkulu

Japanese Red Cross (Palang Merah Jepang) bekerjasama dengan PMI Provinsi Bengkulu mengadakan kegiatan Integrated Community Based Risk Reduction (ICBRR) atau program Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memahami bahaya, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana yang ada di lingkungan mereka. Inisiasi tahap awal telah dilakukan dengan melakukan kajian bencana melalui proses baseline survey, risk mapping dan VCA/PRA. Tidak hanya itu, output yang dihasilkan akan dibuat dalam bentuk peta bahaya, kerentanan, kapasitas dan juga risiko bencana. Untuk itu PMI Provinsi Bengkulu menjalin kerjasama dengan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) untuk memfasilitasi kegiatan workshop pembuatan peta hasil risk…

Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2017, Sorong, Papua Barat

Sejak tahun 2009, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari Peringatan Pengurangan Risiko Bencana Internasional (International Day of Disaster Risk Reduction). Dalam rangka memperingati momen tersebut, sejak tahun 2013 BNPB telah menyelenggarakan agenda nasional Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia. Pada tahun 2017 ini, Kota dan Kabupaten Sorong, Papua Barat terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara tahunan tersebut setelah menerima tongkat estafet penyelenggara dari Kota Manado, Sulawesi Utara sebagai penyelenggara kegiatan serupa di tahun lalu. Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2017 ini merupakan sarana untuk memperkuat pemahaman Pemerintah dan masyarakat terhadap aktivitas Pengurangan…

Memetakan Kepulauan Seribu untuk Antisipasi Bencana Akibat Perubahan Iklim

On October 23, three waterspouts were seen next to each other, sweeping across parts of the Thousand Islands, the northernmost territory of Jakarta. Although no casualties and damages resulted from this phenomenon, Indonesia’s National Disaster Management Agency (BNPB) warned local residents to remain vigilant in the face of climate-induced disasters. Last year in 2016, waterspouts blew past Tidung Island, one of the most densely populated islands in the area. Over 177 houses were damaged, with 708 people affected from the strong blast of wind. Similar occurrences were also documented in 2009, 2011, and 2012, according to the village officials when…

Dukung BNPB, Grab Gunakan Aplikasi Digital HOT untuk Pendataan Titik Evakuasi dan Kebutuhan Mendesak Pengungsi

Grab Indonesia melakukan inisiatif kemanusiaan yang belum pernah ada sebelumnya. Bekerjasama dengan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT), mitra GrabBike dilatih cara menggunakan aplikasi berbasis Android untuk pengidentifikasian rute dan titik-titik evakuasi, serta pelaporan kebutuhan mendesak pengungsi. BNPB-HOT-Grab Discussed Strategies to Collect Fata from IDP Camps. HOT Indonesia/Biondi Sima Aplikasi yang dimaksud adalah Geo Data Collect (GDC), berfungsi sebagai formulir online sederhana dan mudah digunakan yang dapat melakukan tracking jalur tempuh kendaraan, menangkap koordinat lokasi, mengambil gambar dan video, serta memasukkan informasi yang sebelumnya dapat diformat oleh pusat pengambilan kebijakan sesuai dengan kebutuhan data dari lapangan. GDC dikembangkan oleh HOT melalui dukungan…

Memetakan Batas Wilayah dan Rute Evakuasi untuk Program InAWARE – BNPB dan Pacific Disaster Centre

Program pemetaan InAWARE di Jakarta, Indonesia, telah memasuki bulan kelima, mencapai hampir 80% pelengkapan. Program ini bertujuan memetakan secara komprehensif dan mengumpulkan atribut infrastuktur vital untuk perencanaan dan respon kebencanaan, untuk diintegrasikan ke dalam InAWARE.   InAWARE merupakan suatu alat pengelolaan bencana, untuk menunjang kualitas kajian risiko menyeluruh, peringatan dini, dan proses pengambilan kebijakan di Indonesia dengan dukungan dari USAID, Office of U.S. Foreign Disaster Assistance (OFDA), sebagai salah satu program yang didanai melalui Universitas Hawaii: Pacific Disaster Centre (PDC) dan Massachusetts Institute of Technology (MIT): PetaBencana untuk mendukung pemerintah Indonesia: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI…

Mapathon untuk Proyek Pemetaan InAWARE bersama Universitas Indonesia

Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) Indonesia mengadakan mapathon bersama mahasiswa/i di Departemen Geografi, Universitas Indonesia (UI). UI, salah satu universitas terbaik di Indonesia, adalah salah satu partner HOT Indonesia dalam melaksanakan program-program yang melibatkan anak muda dan akademisi. Mapathon, atau yang sering juga disebut dengan pesta pemetaan, adalah salah satu metode yang efisien waktu untuk menambahkan data peta dan geospasial. Peserta mapathon duduk bersama dalam jangka waktu tertentu untuk memetakan wilayah yang telah ditentukan sebelumnya menggunakan Tasking Manager, suatu alat yang mampu mengoordinasi pemetaan kolaboratif jarak jauh. Di beberapa kesempatan, seperti halnya saat UI Mapathon, kegiatan ini didesign sebagai kompetisi antar…