Author: Adhitya Dido

Mapping Supervisor of Humanitarian Openstreetmap Team Indonesia.

Lomba Karya Visual Peta (LOKAVISTA 2020)

Teknologi pemetaan terus berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi yang tersedia. Selain peta konvensional berbasis desktop (peta offline) saat ini para ahli pemetaan telah banyak membuat peta berbasis website atau dikenal dengan Web-GIS (peta online). Berkembangnya teknologi pemetaan juga harus diiringi dengan ketersediaan data geospasial berkualitas yang mudah diakses bagi siapapun.  Sejak tahun 2011 hingga tahun 2020, OpenStreetMap telah berhasil memetakan lebih dari 28 juta bangunan, 1.4 juta kilometer jalan, dan lebih dari 100 ribu infrastruktur penting di Indonesia. Hasil pemetaan tersebut dapat diperoleh secara gratis dan dapat dimanfaatkan ke dalam berbagai hal seperti pemetaan transportasi, pariwisata, energi terbarukan, pengurangan risiko bencana, dan…

OpenStreetMap dan InaSAFE dalam Penyusunan Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan

Dasar Hukum dan Pentingnya Dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 27/PRT/M/2015 pasal 2 dinyatakan bahwa Pembangunan Bendungan dan Pengelolaannya harus dilaksanakan berdasarkan pada Konsepsi Keamanan Bendungan yang terdiri dari 3 pilar utama, dimana salah satu poin utamanya adalah menyangkut kepada aspek kesiapsiagaan tindak darurat. Untuk mendukung penerapan pilar tersebut, maka diperlukan adanya kajian terhadap dokumen yang memuat kandungan konsep keamanan bendungan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan suatu program bertajuk Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP). Salah satu kajian yang perlu dilakukan dalam program DOISP tersebut adalah kajian terhadap dokumen Rencana Tindak…

Pemetaan menggunakan OpenStreetMap dan Penggunaan InaSAFE untuk Bencana Kegagalan Bendungan Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah

Latar Belakang Kegiatan Bencana kegagalan bendungan¬†merupakan salah satu jenis bencana yang terkadang kurang mendapatkan perhatian besar masyarakat jika dibandingkan dengan bencana gempa bumi, tsunami, dan banjir. Padahal, dampak yang dirasakan dari bencana ini juga dapat mengakibatkan banyak korban, mulai dari korban jiwa hingga material. Salah satu bencana jebolnya bendungan terjadi pada 27 Maret 2009, tepatnya berlokasi di Bendungan Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan. Bencana “tsunami kecil” ini mengakibatkan sekitar 500 rumah terendam, 150 rumah hancur, 100 orang tewas dan 500 orang lebih mengungsi. Berdasarkan dampak yang terjadi, perlu adanya penanganan secara serius terhadap konstruksi bendungan serta yang lebih penting adalah…

Pemetaan Partisipatif Kawasan DAS Dagesime Magepanda-Ria Wajo Menggunakan OSM

Pentingnya data spasial dalam pengelolaan wilayah Kurangnya data spasial yang lengkap di suatu wilayah dapat menyebabkan sulitnya melakukan identifikasi masalah secara menyeluruh di wilayah tersebut. Kita tidak dapat mengetahui apakah daerah tersebut sudah memiliki kelengkapan infrastruktur dari aspek kesehatan, pendidikan ataupun infrastruktur lainnya. Masalah lain terkait kurangnya data spasial juga kita tidak dapat menggali masalah apa yang sedang terjadi dan masalah mana yang perlu penanganan secepatnya. Hal ini juga berlaku dalam pengelolaan wilayah DAS. Kurangnya data spasial menyebabkan pemerintah terkait tidak dapat melakukan identifikasi wilayah DAS mana yang perlu penanganan khusus. Oleh karena itu, KARINA melalui Caritas Keuskupan Maumere (CKM)…

Workshop Pembuatan Peta Hasil Risk Mapping Program ICBRR PMI Bengkulu

Japanese Red Cross (Palang Merah Jepang) bekerjasama dengan PMI Provinsi Bengkulu mengadakan kegiatan Integrated Community Based Risk Reduction (ICBRR) atau program Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memahami bahaya, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana yang ada di lingkungan mereka. Inisiasi tahap awal telah dilakukan dengan melakukan kajian bencana melalui proses baseline survey, risk mapping dan VCA/PRA. Tidak hanya itu, output yang dihasilkan akan dibuat dalam bentuk peta bahaya, kerentanan, kapasitas dan juga risiko bencana. Untuk itu PMI Provinsi Bengkulu menjalin kerjasama dengan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) untuk memfasilitasi kegiatan workshop pembuatan peta hasil risk…

Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2017, Sorong, Papua Barat

Sejak tahun 2009, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari Peringatan Pengurangan Risiko Bencana Internasional (International Day of Disaster Risk Reduction). Dalam rangka memperingati momen tersebut, sejak tahun 2013 BNPB telah menyelenggarakan agenda nasional Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia. Pada tahun 2017 ini, Kota dan Kabupaten Sorong, Papua Barat terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara tahunan tersebut setelah menerima tongkat estafet penyelenggara dari Kota Manado, Sulawesi Utara sebagai penyelenggara kegiatan serupa di tahun lalu. Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2017 ini merupakan sarana untuk memperkuat pemahaman Pemerintah dan masyarakat terhadap aktivitas Pengurangan…

Uni Battle Mapping 2017

Sejak tahun 2014, kami mulai memperkenalkan platform pemetaan OpenStreetMap bagi kalangan akademisi dan mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia. Hasilnya, OpenStreetMap mulai banyak digunakan sebagai pilihan platform pemetaan bebas terbuka serta menjadi alternatif penyedia data geospasial di Indonesia.  Untuk menjangkau kembali para akademisi dan mahasiswa, di tahun 2017 kami mengadakan kegiatan perlombaan University Battle Mapping atau disingkat Uni Battle Mapping. Uni Battle Mapping merupakan kegiatan perlombaan pemetaan menggunakan OpenStreetMap bagi para mahasiswa dari berbagai universitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat kembali aktif untuk memetakan menggunakan OpenStreetMap. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi mahasiswa dari berbagai universitas untuk berlomba menjadi…

Pelatihan Ushahidi untuk Pelaporan Real-time di Maumere, Nusa Tenggara Timur

[dropcap background=”” color=”” circle=”0″ size=”1″]S[/dropcap]elain mengadakan pelatihan serta peningkatan kapasitas bagi masyarakat dan juga aparat desa, Caritas Keuskupan Maumere (CKM) juga mengadakan pelatihan Ushahidi bagi para staff. Pelatihan Ushahidi ini bertujuan untuk memperkenalkan Ushahidi sebagai media pelaporan suatu kejadian secara real time. Setelah mengetahui mengenai apa itu Ushahidi nantinya para staff CKM akan mencoba membuat beberapa kategori untuk setiap kejadian yang akan dilaporkan. Barulah setelah itu para staff akan mulai memasukan laporan ke dalam Ushahidi. (Untuk membuka website Ushahidi Maumere, silakan klik di sini) Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 26-27 April 2017, bertempat di Kantor CKM, Maumere. Kegiatan pelatihan ini…

Pelatihan Pengumpulan dan Input Data Desa di Sekitar DAS Magepanda, Maumere, Nusa Tenggara Timur

Daerah Aliran Sungai (DAS) Dagesime Magepanda merupakan DAS yang melintasi berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur. DAS ini menjadi penting dikarenakan fungsinya yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pertanian, air minum, dan sebagainya. Pentingnya DAS Dagesime Magepanda menyebabkan banyak warga bergantung pada keberadaan sungai tersebut. Mengingat pentingnya fungsi DAS tersebut, perlu adanya upaya-upaya pengelolaan secara holistik dan sistematis mulai dari hulu hingga ke hilirnya. Caritas Keuskupan Maumere (CKM) sebagai lembaga yang aktif bergerak di bidang kemanusian juga menaruh perhatian pada pembuatan dokumen Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Dagesime Magepanda. Oleh karena itu, CKM berupaya untuk mengumpulkan data-data lapang yang…

Pelatihan QGIS dan InaSAFE untuk Penyusunan Kajian Risiko Bencana

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) ¬†bekerja sama dengan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) Indonesia kembali mengadakan pelatihan dalam rangka pembuatan dokumen kajian risiko bencana. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pelatihan tahap pertama yang telah diselenggarakan bulan Februari 2017. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi yang berbeda, yakin Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada tanggal 10-14 April 2017 dan Kudus, Jawa Tengah pada tanggal 17-21 April 2017. Pada pelatihan tahap pertama, peserta diberikan materi mengenai bagaimana cara mengumpulkan data lapang menggunakan OpenStreetMap yang nantinya akan dijadikan sebagai data keterpaparan dari suatu bencana. Di pelatihan tahap kedua kali ini,…