emir

Pelatihan OpenStreetMap untuk “Ciliwung Perspective”

  • oleh

Bertempat di lantai 4 Gedung Pascasarjana Universitas Indonesia Salemba, kami melaksanakan pelatihan OpenStreetMap bersama dengan mahasiswa Kajian Pengembangan Perkotaan (KPP) UI, mahasiswa Arsitektur UI, Ciliwung Institute, dan Ciliwung Merdeka. Pelatihan OpenStreetMap ini merupakan rangkaian workshop yang dilaksanakan untuk memahami biodiversitas, keberlangsungan, dan ketahanan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan DAS Ciliwung di Jakarta. Dan peta juga merupakan salah satu komponen yang esensial untuk mengembangkan pemahaman lebih mengenai interaksi antara manusia dengan lingkungannya.

Adapun pelatihan dilaksanakan selama satu hari mulai dari pukul 10.30 hingga pukul 17.30 sore. Materi-materi yang disajikan 80% bersifat praktik dan 20% bersifat teori sehingga peserta diharapkan dapat memahami bagaimana proses pengumpulan data lapangan menjadi sebuah peta digital di OpenStreetMap.

Selengkapnya »Pelatihan OpenStreetMap untuk “Ciliwung Perspective”

Proses Pemetaan Banjir Jakarta dengan Perangkat Lunak Bebas Terbuka – QGIS 2.0

  • oleh
bpbd_dki

Peta banjir di website BPBD DKI Jakarta

Musim penghujan telah tiba, dan seperti biasa Jakarta selalu dilanda bencana banjir tahunan akibat tingginya curah hujan di setiap akhir hingga awal tahun (Desember hingga Februari). Informasi terkait bencana sangatlah penting, apalagi untuk banjir, masyarakat perlu akses terbuka untuk mengetahui wilayah-wilayah mana saja yang tergenang banjir. Namun, tentu saja informasi yang berbentuk tekstual kurang menarik untuk disajikan. Oleh karena itulah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta dibantu oleh 2 orang GIS Specialist dari Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) melalui Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR-DFAT Australian Aid) membuat peta-peta terkait bencana banjir yang melanda ibukota kita tercinta ini.

IMG_20140114_232558

Ruang Pusdalops BPBD DKI Jakarta

IMG-20140119-WA0000

Suasana saat tim GIS melakukan entri data untuk peta banjir di Pusdalops BPBD DKI Jakarta

Perlu diketahui bahwa seluruh peta yang dihasilkan tidak menggunakan perangkat lunak (software) komersial atau berbayar. Perangkat lunak yang digunakan adalah gratis dan terbuka, apalagi kalau bukan QGIS 2.0 kini sudah tersedia di qgis.org untuk Windows, OSX, dan Linux. Kami menguji seluruh kemampuan QGIS 2.0 terbaru ini sejauh mana ia dapat membuat peta-peta dalam tempo dan waktu yang sesingkat-singkatnya.

Screen Shot 2014-01-24 at 9.45.55 AM

QGIS 2.0 di OSX

Proses pembuatan peta pada umumnya terdiri dari 3 tahap:

  1. Pengumpulan data, pengolahan, dan entri data
  2. Pengaturan simbologi
  3. Perancangan layout peta

Selengkapnya »Proses Pemetaan Banjir Jakarta dengan Perangkat Lunak Bebas Terbuka – QGIS 2.0

Hot-Export kini dengan wajah dan fitur baru!

  • oleh

Hot-Export kini tampil dengan wajah dan fitur baru! Pada prinsipnya, Hot-Export digunakan untuk mengekstrak data dari OpenStreetMap dalam berbagai format, misalnya Shapefile (shp) untuk diolah dalam software GIS. Nah, kali ini Hot-Export baru saja merilis versi terbaru yang diharapkan lebih stabil.

Kali ini, Anda diharuskan memiliki akun Hot-Export (tidak sama dengan akun OpenStreetMap/email anda). Cara membuatnya sangat mudah. Pastikan anda memiliki alamat e-mail yang masih berlaku.

1. Silahkan buka http://hot-export.geofabrik.de pada web browser anda (misalnya Chrome/Firefox/IE). Kemudian, di pojok kiri bawah, klik pada tulisan “Create Account”

1

2. Masukan email anda yang berlaku, dan juga kata kunci (password) yang diinginkan pada baris kedua dan ketiga (password harus sama). Informasi ini harus diingat setiap kali anda ingin mengakses Hot-Export!

2

 

Selengkapnya »Hot-Export kini dengan wajah dan fitur baru!

Memasukan FieldPapers ke dalam JOSM dengan Plugin FieldPapers

  • oleh

Sebelumnya, kami sudah pernah bahas bagaimana memasukan FieldPapers pada JOSM. Namun, cara tersebut memang cukup rumit bagi sebagian orang. Nah, beruntung Ian Dees telah merilis plugin FieldPapers untuk JOSM. Yay!

Sekarang, kalau rekan-rekan masih ingat bagaimana memasukan Walking-Papers pada JOSM, kurang lebih konsepnya sama. Hanya kita menggunakan plugin FieldPapers! Plugin dapat di-download di: https://github.com/iandees/josm-fieldpapers/releases

1

Klik ‘FieldPaper.jar’ untuk mendownload plugin FieldPapers

Selengkapnya »Memasukan FieldPapers ke dalam JOSM dengan Plugin FieldPapers

Memasukan Peta OSM ke dalam Perangkat GPS

  • oleh

Pada panduan Memulai OpenStreetMap, Anda telah mengetahui apa itu GPS dan bagaimana GPS bekerja pada umumnya. Beberapa perangkat GPS telah didukung untuk menampilkan peta, misalnya Garmin 60Csx, Garmin etrex vista, serta yang terbaru Garmin GPSmap 62s, Garmin etrex 20/30, dan sebagainya. Selain peta standar yang ditampilkan, anda juga dapat menampilkan peta OSM pada perangkat GPS anda. Tentunya akan sangat berguna bagi Anda yang ingin pengumpulan data secara lebih detail atau melakukan navigasi dengan menggunakan perangkat GPS Anda.

Panduan ini akan menjelaskan langkah demi langkah bagaimana Anda dapat mendownload peta OSM yang dapat ditampilkan pada perangkat GPS Garmin Anda.

Selengkapnya »Memasukan Peta OSM ke dalam Perangkat GPS

Roadshow Pelatihan OSM-QGIS di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara

  • oleh

Pada bulan Juni hingga awal Juli 2013, 2 orang dari tim HOT Indonesia dikirim ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara dalam rangka roadshow pelatihan OpenStreetMap dan QuantumGIS untuk ACCESS (Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme). Kali ini pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas mitra ACCESS dalam program pemetaan interaktif. Peta yang disusun merupakan peta yang menunjukan lokasi-lokasi rumah tangga berdasarkan klasifikasi kesejahteraannya, sehingga peta tersebut dapat membantu pemerintah lokal untuk memberikan bantuan dengan tepat sasaran.

Kebanyakan mitra ACCESS telah mengumpulkan data sensus seperti nama kepala keluarga, siapa yang tinggal di rumah tersebut, aset yang dimiliki, serta nilai kesejahteraannya. Namun, data yang berupa tabel tersebut tentu saja kurang berguna atau kurang bermanfaat karena tidak menunjukan “spasial” atau lokasinya. Dengan mengubah format tabular tersebut ke dalam format spasial (dalam hal ini peta), diharapkan data sensus yang telah dikumpulkan oleh mitra ACCESS dapat lebih bermanfaat, terutama dalam penyaluran bantuan program-program pemerintah. Apalagi saat ini sedang heboh-hebohnya penyaluran BLSM, tentu data yang akurat sangat diperlukan.

Selengkapnya »Roadshow Pelatihan OSM-QGIS di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara